TEORI TEORI SOSIOLOGI AGAMA
Posted in: Pendidikan

TEORI TEORI SOSIOLOGI AGAMA

TEORI TEORI SOSIOLOGI AGAMA

TEORI TEORI SOSIOLOGI AGAMA

Beberapa teori besar yang sering digunakan dalam mengkaji agama secara sosiologis yang akan kita bahas antara lain sebagai berikut :

TEORI FUNGSIONALISME STRUKTURAL

Teori ini melihat agama sebagai wujud perekat hubungan sosial. Melalui tradisi yang dipraktikkan secara teratur oleh penganutnya, agama merupakan sebuah kekuatan besar yang dapat membentuk keyakinan bersama. Keyakinan bersama ini dipraktikkan lewat tradisi dan dapat meningkatkan potensi solidaritas sosial serta integrasi sosial masyarakat yang menganutnya.

TEORI WEBERIAN

Teori ini melihat agama sebagai institusi sosial yang mempengaruhi insitusi sosial lain seperti pendidikan dan ekonomi. Max Weber melakukan studi tentang bagaimana sistem keyakin yang dianut seseorang menjadi kerangka dasar pemikiran untuk menciptakan kekayaan dan kesejahteraan ekonomi.

TEORI KONFLIK

Teori ini mendapat inspirasi dari Karl Marx. Marx melihat agama sebagai instrumen yang dimanfaatkan oleh kelas elit terhadap kelas lain di bawahnya. Agama secara kritis dilihat oleh Marx sebagai alat ideologis penguasa untuk menyebarkan doktrin pembenaran atas eskploitasi yang dilakukannya terhadap rakyat banyak.

TEORI INTERAKSI SIMBOLIK

Teori ini memandang bahwa perbedaan agama muncul dalam masyarakat yang berbeda dengan konteks historis yang berbeda. Perbedaan tersebut tidak lain karena dipengaruhi oleh perbedaan interpretasi yang membentuk makna yang berbeda di tiap-tiap agama. Dari perspektif ini, teks sakral agama-agama tidak lagi dilihat sebagai kebenaran mutlak, namun hasil interpretasi yang historikal dan kontekstual.


Sumber: https://theonlinestate.com/robot-evolved-apk/