Posted in: Umum

Skala Ordinal

Table of Contents

Skala Ordinal

Skala Ordinal adalah skala variabel yang menunjukkan tingkatan- tingkatan. Skala Ordinal adalah himpunan yang beranggotakan menurut rangking, urutan, pangkat atau jabatan. Skala Ordinal adalah kategori yang dapat diurutkan atau diberi peringkat.

Contoh :

  1. Tingkat Pendidikan : dikategorikan SD, SMP, SMA, PT
  2. Pendapatan : Tinggi, Sedang, Rendah
  3. Tingkat Keganasan Kanker : dikategorikan dalam Stadium I, II, dan III.

Hal ini dapat dikatakan bahwa : Stadium II lebih berat daripada Stadium I dan Stadium III lebih berat daripada Stadium II.  Tetapi kita tidak bisa menentukan secara pasti besarnya perbedaan keparahan itu.

  1. Sikap (yang diukur dengan Skala Linkert) : Setuju, Ragu – ragu, Tidak Setuju. Dsb.
  1. Skala Interval

Skala Interval adalah skala data kontinum yang batas variasi nilai satu dengan yang lain jelas, sehingga jarak atau intervalnya dapat dibandingkan. Dikatakan Skala Interval bila jarak atau perbedaan antara nilai pengamatan satu dengan nilai pengamatan lainnya dapat diketahui secara pasti.

Nilai variasi pada Skala Interval juga dapat dibandingkan seperti halnya pada skala ordinal (Lebih Besar, Sama, Lebih Kecil,dsb); tetapi nilai mutlaknya TIDAK DAPAT DIBANDINGKAN secara Matematis, olehkarena itu batas – batas variasi nilai pada Skala Interval bersifat ARBIITRER (ANGKA NOL-nya TIDAK Absolut).

Contoh :

  1. Temperature / suhu tubuh : sebagai skala interval, suhu 36 derajat celcius jelas lebih panas daripada suhu 24 derajat celcius. Tetapi tidak bisa dikatakan bahwa suhu 36 derajat celcius 1½ kali lebih panas daripada suhu 24 derajat  celcius. Alasannya : Penentuan skala 0 derajat celcius tidak absolut (0 derajat celcius tidak berarti tidak ada suhu/temperatur sama sekali).
  2.  Tingkat Kecerdasan,
  3.  Jarak, dsb.
  1. Skala Ratio atau Skala Perbandingan.

Skala Ratio Adalah Skala yang disamping batas intervalnya jelas, juga variasi nilainya memunyai batas yang tegas dan mutlak ( mempunyai nilai NOL ABSOLUT ).

Misalnya :

  1. Tinggi Badan : sebagai Skala Ratio, tinggi badan 180 Cm dapat dikatakan mempunyai selisih 60 Cm terhadap tinggi badan 120 cm, hal ini juga dapat dikatakan bahwa : tinggi badan 180 adalah 1½ kali dari tinggi badan 120 cm.
  2. Denyut Nadi : Nilai 0 dalam denyut nadi dapat dikatakan tidak ada sama sekali denyut nadinya.
  3. Berat badan
  4. Dosis obat, dsb.

Pos-pos Terbaru