Reksa Dana Pada Bank NISP Tbk
Posted in: Pendidikan

Reksa Dana Pada Bank NISP Tbk

Reksa Dana Pada Bank NISP Tbk

Reksa Dana Pada Bank NISP Tbk
Reksa Dana Pada Bank NISP Tbk

Reksa Dana (Kamus Umum Indonesia :1995) berasal dari kata Reksa yang berarti kelola, pelihara, dan Dana yang artinya uang. Jadi Reksa Dana adalah pengelolaan uang atau kumpulan uang yang dikelola bersama. Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit merupakan nilai pasar dari suatu saham atau sama dengan harga tawaran. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam bahasa inggris disebut juga Jakarta Composite Index, merupakan salah satu indeks pasar saham yang digunakan oleh Bursa Efek Jakarta (BEJ).

Ada bermacam-macam jenis reksa dana, reksa dana mantab, reksa dana handal, dll. Berikut adalah kebijakan investasi juga fitur produk reksa dana handal dari Bank NISP Tbk:

a. Kebijakan investasi

melakukan investasi minimum sebesar 2% dan maksimum sebesar 75% pada instrumen pasar uang, minimum 5% dan maksimum 75%. Pada efek bersifat ekuritas yaitu saham yang telah dijual dalam penawaran umum dan dicatatkan di bursa efek.

b. Fitur produk

  • Jenis : reksa dana campuran
  • Denominasi : rupiah
  • Kustodian : Citibank
  • Tingkat resiko investasi : Low medium risk investment
  • Jangka waktu penempatan : disarankan diatas 1 tahun
  • Biaya penjualan kembali : 0,5% (investasi dibawah 1 tahun)
  • Sifat investasi : Long term

Berikut adalah perubahan NAB reksa dana handal pada Bank NISP Tbk:

Tabel 1.

Perubahan Nilai Aktiva Bersih (NAB) Per Unit Reksa Dana Handal

Periode Januari-Desember 2007

Periode per bulan IHSG NAB/Unit
Januari 1.805,52 1.228,86
Februari 1.771,33 1.228,74
Maret 1.759,49 1.226,09
April 1.830,92 1.247,51
Mei 2.001,18 1.291,82
Juni 2.084,32 1.336,25
Juli 2.139,28 1.339,63
Agustus 2.256,31 1.363,29
September 2.194,34 1.361,90
Oktober 2.399,46 1.411,39
Nopember 2.704,66 1.478,19
Desember 2.688,33 1.479,66
Total 25.635,14 15.993,3

Sumber: www.pusatreksa.com

Analisis:

Pada Tabel 1 ditunjukkan posisi NAB/Unit berubah-ubah. Hal ini disebabkan oleh terjadinya perubahan harga pasar yang ada di dalam reksa dana ini. Jika harga pasar mengalami penurunan, akibatnya NAB/Unit akan turun. Begitu juga sebaliknya, jika harga pasar mengalami kenaikkan dari harga sebelumnya maka menghasilkan NAB/Unit yang lebih besar.

Baca Juga :