Posted in: Pendidikan

Penyajuan dan Analisis Laporan Keuangan Kewajiban Kontinjensi Akuntansi Penggajian

https://www.carscoverageonline.com/2020/06/11/seva-mobil-bekas/Penyajuan dan Analisis Laporan Keuangan Kewajiban Kontinjensi Akuntansi Penggajian

Penyajian Kewajiban Lancar

Kewajiban lancar biasanya dicatat dalam catatan akuntansi dan dilaporkan dalam laporan keuangan pada nilai penuh jatuh temponya. Karena singkatnya periode waktu yang terlibat, yang seringkali kurang dari satu tahun, maka perbedaan antara nilai sekarang kewajiban lancar dan nilai jatuh tempo biasanya tidak besar.

Pencatatan laporan keuangan jika kewajiban jangka pendek dikeluarkan dari kewajiban lancar karena pendanaan kembali, adalah

ü  Penjelasan umum mengenai perjanjian pendanaan.

ü  Persyaratan dari setiap kewajiban baru yang terjadi atau akan terjadi.

ü  Persyaratan dari setiap skuritas ekuitas yang diterbitkan atau akan diterbitkan.

Analisis Kewajiban Lancar

Perbedaan antara kewajiban lancar dan hutang jangka panjang adalah menyediakan informasi likuiditas perusahaan. Likuiditas yang berkaitan dengan kewajiban adalah waktu yang diharapkan berlalu hingga suatu kewajiban harus dibayar. Dengan kata lain, kewajiban yang akan dibayar dengan segera merupakan kewajiban lancar.

Suatu perusahaan yang likuid dapat bertahan lebih baik dalam menghadapi masalah keuangan. Selain itu, perusahaan juga memiliki peluang yang lebih baik dalam mengambil keuntungan dari kesempatan investasi yang berkembang.

Analisis yang digunakan untuk menghitung ratio adalah

1)      Rasio lancar (current ratio) adalah rasio total aktiva lancar terhadap total kewajiban lancer.

Rumus :

Ratio Lancar = Aktiva Lancar : Kewajiban Lancar

Rasio tersebut seringkali diekspresikan sebagai cakupan dari sedemikian banyak waktu. Kadang-kadang rasio itu disebut sebagai rasio modal kerja karena modal kerja adalah kelebihan aktiva lancar atas kewajiban lancar.

2)      Ratio cepat adalah ratio yang menghubungkan total kewajiban lancar dengan kas, sekuritas, dan piutang.

Rumus :

Ratio Cepat = (Kas + Investasi Jangka Pendek + Piutang Bersih) : Kewajiban Lancar.

Penggunaan rumus ratio cepat lebih banyak digunakan karena ratio lancar tidak mengungkapkan aktiva lancar yang terikat dalam persediaan yang bergerak lambat

  1. Kewajiban Kontinjensi

Kontinjensi (contingencies) dalam FASB (Financial Accounting Standard Board) Statement No. 5 adalah “suatu kondisi, situasi, atau serangkaian situasi yang ada yang melibatkan ketidakpastian mengenai keuntungan atau kerugian untuk perusahaan yang pada akhirnya akan diselesaikan apabila satu atau lebih kejadian di masa depan terjadi atau tidak terjadi.”

  1. Keuntungan Kontinjensi

Pengertiannya adalah klaim atau hak untuk menerima aktiva (atau memiliki kewajiban yang menurun) yang keberadaannya tidak pasti tetapi pada akhirnya mungkin akan menjadi sah.

Jenis keuntungan kontinjensi ; adalah:

  1. Penerimaan atas uang dari hadiah, sumbangan, bonus, dan lain sebagainya.
  2. Kemungkinan pengembalian dana dari pemerintah atas kelebihan pajak.
  3. Penundaan kasus pengadilan yang hasilnya mungkin menguntungkan.
  4. Kerugian pajak yang dikompensasi ke depan.

Keuntungan kontinjensi tidak akan dicatat dan akan diungkapkan dalam catatan hanya jika probabilitasnya tinggi bahwa suatu keuntungan kontinjensi akan menjadi kenyataan.

  1. Kerugian Kontinjensi

Pengertiannya adalah situasi yang melibatkan ketidak-pastian atas kemungkinan terjadinya kerugian. Kewajiban yang terjadi sebagai akibat dari kerugian kontinjensi menurut definisinya disebut sebagai kewajiban kontinjen / contingent liabilities (kewajiban yang bergantung pada terjadinya atau tidak terjadinya satu atau lebih kejadian di masa depan untuk mengkonfirmasi jumlah hutang, pihak yang dibayar, tanggal pembayaran, atau

bca jgua :

Keuntungan dan Layanan Beli Seva Mobil Bekas Pilihan Expert