Posted in: Umum

Pengertian Variabel Penelitian

Pengertian Variabel Penelitian

Istilah “variabel” merupakan istilah yang tidak pernah ketinggalan dalam setiap jenis penelitian. Variabel dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya.

Para ahli telah mendefenisikan pengertian variabel sebagai berikut :

  1. F.N. Kelinger, menyebutkan variabel adalah sebagai sebuah konsep seperti halnya laki-laki dalam konsep jenis kelamin.
  2. Kidder, menyebutkan variabel adalah suatu kualitas dimana peneliti mempelajari dan menarik kesimpulan darinya.
  3. Bhisma Murti, menyebutkan variable didefinisikan sebagai fenomena yang mempunyai variasi nilai. Variasi nilai itu bisa diukur secara kualitatif atau kuantitatif.
  4. Sudigdo Sastroasmoro, menyebutkan variable merupakan karakteristik subyek penelitian yang berubah dari  satu subyek ke subyek lainnya.
  5. Dr. Ahmad Watik Pratiknya, menyebutkan variable adalah Konsep yang mempunyai variabilitas. Sedangkan Konsep adalah penggambaran atau abstraksi dari suatu fenomena tertentu. Konsep yang berupa apapun, asal mempunyai ciri yang bervariasi, maka dapat disebut sebagai variable. Dengan demikian, variable dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang bervariasi.

Berdasarkan pengertian – pengertian di atas, maka dapat dirumuskan bahwa definisi Variabel  Penelitian  adalah  suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.

Kegunaan variabel penelitian adalah sebagai berikut :

  1. Untuk mempersiapkan alat dan metode pengumpulan data
  2. Untuk mempersiapkan metode analisis/pengolahan data
  3. Untuk pengujian hipotesis

Variabel penelitan yang baik adalah sebagai berikut :

  1. Relevan dengan tujuan penelitian
  2. Dapat diamati dan dapat diukur
  1. Pengukuran Variabel Penelitian

Pengukuran variabel penelitian dapat dikelompokkan menjadi 4 skala pengukuran, yaitu :

  1. Skala Nominal

Skala Nominal adalah suatu himpunan yang terdiri dari anggota-anggota yang mempunyai kesamaan tiap anggotanya, dan memiliki perbedaan dari anggota himpunan yang lain. Misalnya :

  1. Jenis Kelamin : dibedakan antara laki – laki dan perempuan
  2. Pekerjaan : dapat dibedakan petani, pegawai, pedagang
  3. Golongan Darah : dibedakan atas Gol. 0, A, B, AB
  4. Ras : dapat dibedakan atas Mongoloid, Kaukasoid, Negroid.
  5. Suku Bangsa : dpt dibedakan dalam suku Jawa, Sunda, Batak dsb.

Skala Nominal, variasinya tidak menunjukkan perurutan atau kesinambungan, tiap variasi berdiri sendiri secara terpisah. Dalam skala nominal tidak dapat dipastikan apakah kategori satu mempunyai derajat yang lebih tinggi atau lebih rendah dari kategori yang lain ataukah  kategori itu lebih baik atau lebih buruk dari kategori yang lain.

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/