Posted in: Pendidikan

Pendekatan Antropologis

Pendekatan Antropologis

     Pendekatan antropologis dalam memahami agama dapat diartikan sebagai salah satu upaya memahami agama dengan cara melihat wujud praktek keagamaan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat.[14] Melalui pendekatan ini agama Nampak lebih dekat dengan masalah yang dihadapi manusia dan berupa menjelaskan dan memberikan jawabannya.

    Denganpendekatan antropologis kita melihat bahwa agama ternyata berkorelasi dengan etos kerja dan perkembangan ekonomi masyarakat. Dalam hubungan ini, maka kita ingin mengubah pandangan dan sikap etos kerja dengan cara mengubah pandangan keagamaannya.

    Melalui penekatan ini juga, kita dapat melihat hubungan antara agama dan Negara. Misalnya membandingkan Negara Republik Indonesia, yang mayoritas pendudukanya agama islam, tetapi menjadikan pancasila sebagai dasar negaranya.[15]

    Dengan demikian pendekatan antropologis sangat dibutuhkan dalam memahami ajaran agama, karena dalam ajaran agama tersebut terdapat uraian dan informasi yang dapat dijelaskan lewat bantuan ilmu antropologis.

  1. Pendekatan Sosiologis

     Sosiologi adalah ilmu yang menggambarkan tentang keadaan masyarakat lengkap dengan struktur, lapisan,serta dengan gejala social.[16]Pendekatan sosiologis sangat penting dalam memahami agama, karena dalam ajaran agama banyak yang berkaitan dengan masalah social. Ilmu-ilmu social mendorong pemeluknya untuk belajar memahami agamanya.

     Dalam ajaran islam, bahwa ibadah mengandung segi kemasyarakatan disbanding ganjaran ibadah perorangan, terutama dalam hal shalat. Bili kita tidak mampu mengerjakan puasa pada bulan ramadhan dikarenakan suatu hal, misal orang tua yang tak mampu puasa, maka ia diwajibkan membayar fidhyah dalam bentuk memberikan makan kepada orang miskin. Dari segi ini kita dapat melihat proses sosialnya.

    Melalui pendekatan sosiologis agama akan dapat dipahami dengan mudah, karena agama itu diturunkan umtuk kepentingan social. Dalm al-quran banyak terdapat ayat-ayat yang berkenaan tentang hubungan manu8sia dengan manusia lainnya, sebab-sebab yang menjadikan kemakmuran suatu bangsa. Semua itu dapat dijelaskan apabila yang memahaminya mengetahui ilmu sosialnya.

  1. Pendekatan Filosofis

     Filsafat adalah berfikir secara mendalam, radikal, sistematik, universal dalam rangka mencari kebenaran, inti, hikmah atau hakikat dalam mencari suatu jawaban. Mendalam artinya dilakukan semaksimal munkgkin hingga batas akal tidak sanggup lagi. Radikal artinya sampai ke akar permasalhan hingga tidah tersisa lagi. Sistematis artinya dilakukan secara teratur dengan menggunakan metode berfikir tertentu. Universal artinya tidak dibatasi hanya pada suatu kepentingan kelompok tertentu, tetapi menyeluruh.[17]

      Berfikir secar filosofis dapat digunakan dalam memahami ajaran islam, dengan maksud agar hikmah, hakikat atau inti dari agama dapat dimengerti dan dipaham secara seksama. Ajaran agama misalnya mengajarkan agar melaksanakan salat berjamaah. Tujuannya antara lain agar seseorang merasakan hikmahnya hidup secara berdampingan dengan orang lain. Dengan mengerjakan puasa agar kita merasakan lapar dan menimbulkan rasa iba kepada sesama yang hidup serba kekuranngan.

baca juag :

POS-POS TERBARU