Orang Tua dan Guru Harus Tumbuhkan Nilai Toleransi Kepada Anak
Posted in: Pendidikan

Orang Tua dan Guru Harus Tumbuhkan Nilai Toleransi Kepada Anak

Orang Tua dan Guru Harus Tumbuhkan Nilai Toleransi Kepada Anak

Orang Tua dan Guru Harus Tumbuhkan Nilai Toleransi Kepada Anak
Orang Tua dan Guru Harus Tumbuhkan Nilai Toleransi Kepada Anak

Nilai toleransi sudah semakin luntur di tengah masyarakat. Di Hari Anak Nasional ini sangat tepat dijadikan momentum untuk kembali menumbuhkan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan terkecil, yakni sekolah dan keluarga.

Psikologi anak dari Universitas Soegikapranata, Semarang, ‎Endang Widyorini

mengatakan, saat ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, orang tua dan peserta didik adalah kurangnya rasa toleransi serta empati yang dimiliki anak. Anak-anak masih dengan mudahnya terpengaruh ‎dari pihak luar yang akhirnya nilai toleransi menjadi luntur.

“Jadi saat ini yang dibutuhkan anak itu kurangnya rasa empati, rasa toleransi, menghargai kepada orang lain, tanpa melihat yang lain,” ujar Endang kepada JawaPos.com, Minggu (23/7).

Bukan hanya dari orang tua, guru juga perlu menumbuhkan lagi nilai toleransi. Caranya, dalam setiap pelajarannya memasukan nilai-nilai budi pekerti. Terlebih si guru harus menjadi contoh teladan bagi anak.

“Jadi dalam kehidupan sehari-hari gurunya harus memberikan contoh,” katanya.

Para guru ditekankan Endang juga jangan lagi memposting sesuatu hal yang

sifatnya melunturkan nilai toleransi. Pasalnya anak dalam meniru orang yang lebih dewasa bisa dari mana saja. Tak terkecuali di media sosial.

“Enggak usah ikutan politik, anak-anak kan enggak tahu, saya lihat ada guru di medsosnya dia komentar-komentar terus saya khawatir itu mempengaruhi anak,” ungkapnya.

Selain kurangnya toleransi anak-anak juga perlu diajarkan orang tua dan peserta

didik adalah kemandirian. Anak perlu diajarkan langkah untuk bisa menggambil keputusan bukan hanya mengandalkan kepada orang lain, atau hanya mengekor kepada orang lain. Sehingga dalam hal ini orang tua dan peserta didik memiliki peran penting untuk mengajarkan kemandirian kepada anak.

“Menurut aku yang paling anak kurang kemandirian, latihan untuk mengambil keputusan sendiri dan bertanggung jawab itu yang sangat kurang,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://demotix.com/how-to-prevent-air-and-soil-pollution/