Posted in: Umum

Mengungkap Misteri Hantu Lawang Sewu di Semarang

Mengungkap Misteri Hantu Lawang Sewu di Semarang

Mengungkap Misteri Hantu Lawang Sewu di Semarang
Mengungkap Misteri Hantu Lawang Sewu di Semarang

Sobat.. hal-hal yang berbau mistis memang sangat mengerikan untuk diceritakan. Namun selalu ada keseruan tersendiri waktu kita membahas hal-hal yang berbau mistis ini. Walaupun keberadaannya tidak telihat oleh mata, namun keberadaannya dapat dirasakan. Kali ini kita akan membahas tentang salah satu tempat di Indonesia yang sudah terkenal dengan kemistikkannya, yakni Lawang Sewu.

Bangunan Hantu Lawang Sewu

Tempat ini adalah bangunan bersejarah yang dibangun sekitar tahun 1863 oleh pemerintahan kolonial Belanda. Lawang mempunyai arti pintu, dan Lawang Sewu berarti Seribu Pintu. Arsitek bangunan ini bernama Prof Klinkkaner dan Quendagg. Pada tanggal 27 Agustus 1913, Lawang Sewu ditempati oleh para tentara Belanda,  hanya saja tidak berlangsung lama.

Pasalnya, Belanda menyerah terhadap Jepang dan penguasaan gedung berlalih ke tangan pemerintahan Jepang, baik secara administratif maupun secara perekonomian selama 3,5 tahun. Setelah itu, bangsa Indonesia melakukan perlawanan dengan melakukan perang bersenjata melawan tentara Jepang di kawasan Tugu Muda yang dikenal dengan sebutan 5 Jam di Semarang.

Barulah pada tahun 1950, gedung tua tersebut ditempati oleh TNI-AD dibawah pimpinan Panglima Gatot Subroto

Gedung ini terakhir ditempati oleh jawatan PT Kereta Api Jawa Tengah. Fungsi gedung juga sempat dijadikan sebagai kantor wilayah Departemen Perhubungan Jateng. Lawang Sewu benar-benar kosong mulai tahun 1996 hingga saat ini.

Masyarakat memberikan julukan tersebut karena bangunan ini memiliki pintu yang sangat banyak. Selain pintu, bangunan ini juga memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).

Lawang Sewu berada di Kota Semarang Jawa Tengah dan  ternyata memiliki cerita misteri yang sangat menyeramkan

Kesan mistik akan langsung terasa ketika melewati kawasan tersebut. Banyak cerita-cerita honor yang sudah banyak dialami masyarakat sekitar, berupa penampakan-penampakan seperti hantu pocong, kuntilanak serta berbagai cerita hantu lawang sewu lainnya yang menyeramkan.

Wujud bangunannya kokoh, artistik, dan bergaya Eropa. Siapa saja tentu akan percaya kalau bangunan bersejarah itu dihuni oleh segerombolan makhluk halus. Pasalnya, selain bangunan tua, LawangSewu juga dibiarkan kosong dan tak berpenghuni.

Keadaan ini tentu saja membuat sawab sekitar mudah dimasuki oleh lelembut maupun makhluk gaib dari alam maya. Sayangnya, pemerintah setempat sekarang kurang peka terhadap keberadaan gedung tua ini. Bangunan ini kini terkesan kumuh dan kotor, bahkan kalau malam sama sekali tidak ada penerangan di dalam gedung. Kalau malam hari tidak ada orang yang berani lewat di depat gedung. Terlebih jika harus sampai berani masuk ke halaman Lawang Sewu.

Hanya Soeranto, sang juru kunci  yang sudah bertahun- tahun tinggal di pelataran gedung Lawang Sewu

Bapak berusia 50 tahun ini mengaku sudah tidak terhitung lagi mengalami kejadian- kejadian aneh jika malam hari. Aneka rupa dan bentuk makhluk gaib menunggu gedung sudah pernah dia pergoki. Namun karena pengabdian Soeranto untuk menjaga gedung, dia tidak pernah gentar menghadapi lelembut penghuni setempat.

 “Macam-macam wujud jelmaan penunggu sini (Lawang Sewu, red) pernah saya temui. Mulai wujudnya yang seram, begis, sampai yang lucu- lucu,” aku Soeranto. Sampai-sampai mengenai prilaku para lelembut setempat Soeranto sangat hafal betul. Termasuk ketika akan memunculkan bentuk aslinya, ada tanda-tanda khusus yang lebih dulu disampaikan para lelembut.

“Biasanya ada yang diawali dengan hembusan angin agak kencang, semilir, sampai ada yang mengeluarkan bau-bauan. Ada yang bau wangi, bau menyan, bahkan ada yang mengeluarkan bau agak busuk,” katanya.

Baca juga artikel: