Mengajar Anak Membaca Itu Menyenangkan
Posted in: Pendidikan

Mengajar Anak Membaca Itu Menyenangkan

Mengajar Anak Membaca Itu Menyenangkan

Mengajar Anak Membaca Itu Menyenangkan
Mengajar Anak Membaca Itu Menyenangkan

CIREBON–Betapa menyenangkan mengajar anak kelas awal sekolah dasar untuk membaca meski betapa tidak mudah. Guru kelas awal perlu memupuk rasa senang mengajar membaca untuk menyisihkan rasa sulit itu. Mengajar penuh rasa senang, guru bahkan bisa membuat siswa, yang semula enggan pergi sekolah karena takut membaca, menjadi bersemangat setiap pagi ingin segera pergi ke sekolah untuk segera membaca, meski ia sebenarnya sedang sakit.

Demikian dikatakan oleh Krisnayani, manajer program buku bacaan berjenjang (B3) USAID PRIORITAS, pada pelatihan untuk pelatih (TOT) di Hotel Santika, Cirebon, Kamis (17/3).

Pelatihan tingkat Jawa Barat ini diiikuti oleh delapan puluh lima orang

fasilitator daerah (fasda) perwakilan dari daerah kabupaten/kota mitra USAID PRIORITAS di Jawa Barat. Para fasda dilatih memahami model bahan bacaan yang disusun secara berjenjang mengikuti kemampuan dan kebutuhan siswa belajar membaca. Pada hari ketiga pelatihan empat hari ini, peserta melakukan praktik mengajar membaca dengan menggunakan buku bacaan berjenjang di sejumlah sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah.

Krisnayani lebih jauh menyatakan, tugas

para fasda adalah mendorong para guru di daerah untuk merasa senang mengajar membaca. Menurutnya, langkah awal pengembangan budaya baca adalah membantu menyiapkan anak-anak dengan kemampuan membaca. Menukil sebuah cerita, Krisnayani sebut, anak-anak di sebuah sekolah pada terlambat datang karena menghindari kebijakan pemerintah anak wajib membaca lima belas menit sebelum proses kegiatan belajar-mengajar dimulai. Usut punya usut, penyebabnya adalah karena anak-anak merasa tidak mampu membaca. “Kemampuan membaca itu merupakan prasyarat perkembangan budaya baca,” ujar Krisnayani.

Erna Irnawati, koordinator USAID PRIORITAS

Jawa Barat, sebut TOT ini merupakan bagian dari rangkaian program USAID menumbuhkan literasi masyarakat Jawa Barat. Para fasda nanti akan melatih 10.000 orang guru kelas awal cara penggunaan B3 untuk meningkatkan keterampilan membaca anak kelas awal. USAID menyediakan buku bacaan berjenjang sebanyak 606 eksemplar per sekolah/madrasah, meliputi 1.930 SD/MI, mencapai total 1.169.580 eksemplar buku. “Kami membagikan buku ke sekolah pada saat pelatihan guru di daerah dan pelatihan guru memiliki makna strategis agar buku digunakan secara efektif bagi tumbuhnya kemampuan siswa membaca dan berkembangnya budaya baca,” papar Erna.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435163/10-konsep-geografi/