Masa Awal Perkembangan Islam
Posted in: Perkebunan

Masa Awal Perkembangan Islam

Masa Awal Perkembangan Islam

Masa Awal Perkembangan Islam

Agama Islam lahir dan tumbuh di Jazirah Arab, tepatnya dikota Mekkah. Agama ini pertama kali diperkenakan oleh Nabi Muhammad SAW, sekitar abad ke-6 M.

Pada awal perkembangannya, agama Islam sangat ditentang oleh masyarakat Mekkah, terutama oleh pemimpin-pemimpin suku Quraisy. Menurut Ahmad Syalabi, 5 faktor yang mendukung suku Quraisy menentang seruan islam yaitu:

  1. Mereka tidak dapat membedakan antara kenabian dan kekuasaan.
  2. Nabi Muhammad SAW menyerukan persamaan hak antara bangsawan dan hamba sahaya. Atau disebut dengan tidak adanya perbudakan.
  3. Para penmimpin Quraisy tidak dapat menerima ajaran tentang kebangkitan kembali dan pembalasan di akhirat.
  4. Patuh kepada nenek moyang adalah kebiasaan yang berakar pada bangsa Arab.
  5. Pemahat dan penjual patung memandang Islam sebagai penghalang rezeki.

Masa Awal Agama Islam

Islam bermula pada tahun 611 ketika wahyu pertama diturunkan kepada rasul yang terakhir yaitu Muhammad bin Abdullah di Gua Hira’, Arab Saudi. Muhammad dilahirkan di Mekkah pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah (571 masehi). Ia dilahirkan ditengah-tengah suku Quraish pada zaman jahiliyah, dalam kehidupan suku-suku padang pasir yang suka berperang dan menyembah berhala. Muhammad dilahirkan dalam keadaan yatim, sebab ayahnya Abdullah wafat ketika ia masih berada di dalam kandungan. Pada saat usianya masih 6 tahun, ibunya Aminah meninggal dunia. Sepeninggalan ibunya, Muhammad dibesarkan oleh kakeknya Abdul Muthalib dan dilanjutkan oleh pamannya yaitu Abu Talib. Muhammad kemudian menikah dengan seorang janda bernama Siti Khadijah dan menjalani kehidupan secara sederhana. Ketika Muhammad berusia 40 tahun, ia mulai mendapatkan wahyu yang disampaikan Malaikat Jibril, dan sesudahnya selama beberapa waktu mulai mengajarkan ajaran Islam secara tertutup kepada para sahabatnya. ┬áSetelah tiga tahun menyebarkan Islam secara sembunyi-sembunyi, akhirnya ajaran Islam kemudian juga disampaikan secara terbuka kepada seluruh penduduk Mekkah, yang mana sebagian menerima dan sebagian lainnya menentangnya. Pada tahun 622 masehi, Muhammad dan pengikutnya berpindah ke Madinah. Peristiwa ini disebut Hijrah, dan semenjak peristiwa itulah dasar permulaan perhitungan kalender Islam. Di Madinah, Muhammad dapat menyatukan orang-orang anshar (kaum muslimin dari Madinah) dan muhajirin (kaum muslimin dari Mekkah), sehingga semakin kuatlah umat Islam. Dalam setiap peperangan yang dilakukan melawan orang-orang kafir, umat Islam selalu mendapatkan kemenangan. Dalam fase awal ini, tak terhindarkan terjadinya perang antara Mekkah dan Madinah. Keunggulan diplomasi nabi Muhammad SAW pada saat perjanjian Hudaibiyah, menyebabkan umat Islam memasuki fase yang sangat menentukan. Banyak penduduk Mekkah yang sebelumnya menjadi musuh kemudian berbalik memeluk Islam, sehingga ketika penaklukan kota Mekkah oleh umat Islam tidak terjadi pertumpahan darah. Ketika Muhammad wafat, hampir seluruh Jazirah Arab telah memeluk agama Islam.

 

sumber :

https://khasanahkonsultama.co.id/train-simulator-pro-apk/