Posted in: Perikanan

 Keterangan Tambahan

 Keterangan Tambahan

Keterangan tambahan memberi penjelasan nomina (subjek ataupun objek), tetapi berbedadari keterangan aposisi. Keterangan aposisi dapat menggantikan unsur yang diterangkan,sedangkan keterangan tambahan tidak dapat menggantikan unsur yang diterangkan.Contoh : Marshanda, mahasiswa tingkat lima, mendapat beasiswa.Keterangan tambahan (tercetak tebal) itu tidak dapat menggantikan unsur yang diterangkan yaitukata Marshanda.

F Keterangan Pewatas

Keterangan pewatas memberikan pembatas nomina, misalnya, subjek, predikat, objek,keterangan, atau pelengkap. Jika keterangan tambahan dapat ditiadakan, keterangan pewatastidak dapat ditiadakan. Contoh: Mahasiswa yang mempunyai IP tiga lebih mendapatbeasiswa.

Contoh diatas menjelaskan bahwa bukan semua mahasiswa yang mendapat beasiswa, melainkanhanya mahasiswa yang mempunyai IP tiga lebih.

v  Pola Dasar Kalimat Bahasa Indonesia

Kalimat yang kita gunakan sesungguhnya dapat dikembalikan ke dalam sejumlah kalimat dasar yangsangat terbatas. Dengan perkataan lain, semua kalimat yang kita gunakan berasal dari beberapa pola kalimatdasar saja. Sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing, kalimat dasar tersebut kita kembangkan, yangpengembangannya itu tentu saja harus didasarkan pada kaidah yang berlaku.Berdasarkan keterangan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa kalimat dasar ialah kalimat yangberisi informasi pokok dalam struktrur inti, belum mengalami perubahan. Perubahan itu dapat berupapenambahan unsur seperti penambahan keterangan kalimat ataupun keterangan subjek, predikat, objek, ataupunpelengkap. Kalimat dasar dapat dibedakan ke dalam delapan tipe sebagai berikut.

a.         Kalimat Dasar Berpola S P

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek dan predikat. Predikat kalimat untuk tipe ini dapat berupa kata kerja, kata benda, kata sifat, atau kata bilangan. Misalnya:

ü  Mereka / sedang berenang.

S                 P (kata kerja)

ü  Ayahnya / guru SMA.

S               P (kata benda)

ü  Gambar itu / bagus.

S             P (kata sifat)

ü  Peserta penataran ini / empat puluh orang.

S                                  P (kata bilangan)

b.         Kalimat Dasar Berpola S P O

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek, predikat, dan objek. subjek berupa nomina atau frasanominal, predikat berupa verba transitif, dan objek berupa nomina atau frasa nominal.

Misalnya : Mereka / sedang menyusun / karangan ilmiah.

 

Pos-pos Terbaru