Karakteristik Jenis-Jenis Varietas Unggulan Tanaman Padi

Karakteristik Jenis-Jenis Varietas Unggulan Tanaman Padi

Karakteristik Jenis-Jenis Varietas Unggulan Tanaman Padi

Karakteristik Jenis-Jenis Varietas Unggulan Tanaman Padi

CIHERANG

Ciri-ciri morfologi padi Ciherang adalah sebagai berikut :

  1. Nama Varietas : Ciherang
  2. Kelompok  : Padi sawah
  3. Nomor Seleksi : S3383-1d-Pn-41—3-1
  4. Asal Persilangan : IR18349-53-1-3-1-3/ IR19661-131-31/ IR19661 131-

3-1/ IR64/ IR64

  1. Golongan : Cere
  2. Umur Tanaman : 116-125
  3. Bentuk Tanaman : Tegak
  4. Tinggi Tanaman : 107-115 cm
  5. Anakan Produktif : 14-17 batang
  6. Warna Kaki : Hijau
  7. Warna Batang : Hijau
  8. Warna Daun Telinga : Putih
  9. Warna Daun : Hijau
  10. Muka Daun : Kasar pada sebelah bawah
  11. Posisi Daun : Tegak
  12. Daun Bendera : Tegak
  13. Bentuk Gabah : Panjang ramping
  14. Warna Gabah : Kuning bersih
  15. Kerontokan : Sedang
  16. Kerebahan : Sedang
  17. Tekstur Nasi  : Pulen
  18. Kadar Amilosa  : 23%
  19. Bobot 1000 Butir : 27-28 kg
  20. Rata-rata Produksi : 6,0 ton/Ha
  21. Potensi Hasil  : 5-8,5 ton/Ha
  22. Ketahanan Terhadap Hama : Tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3
  23. Ketahanan Terhadap Penyakit : Tahan terhadap bakteri hawar daun (HDB) strain III dan

IV

  1. Anjuran             : Cocok ditanam pada musim hujan dan kemarau

dengan ketinggian di bawah 500 mdpl

  1. Dilepas Tahun            : 2000

CISADANE

Ciri-ciri morfologi padi Cisadane adalah sebagai berikut :

  1. Nama Varietas : Cisadane
  2. Kategori : Padi sawah dataran rendah
  3. Tetua             : Persilangan antara pelita i – 1/b2388
  4. Rataan hasil : 4,5 – 5,5 ton / ha gabah kering
  5. Pemulia : Nonenomor seleksi:b2484b-pn-28-3-mr-1
  6. Golongan : Cere (indica), kadang-kadang berbulu
  7. Umur tanaman : 135 – 145 hari
  8. Bentuk tanaman : Tegak
  9. Tinggi tanaman : 105 – 120 cm
  10. Anakan produktif : Sedang (15 – 20 batang)
  11. Warna kaki : Hijau
  12. Warna batang : Hijau
  13. Warna daun telinga : Tidak berwarna
  14. Warna lidah daun : Tidak berwarna
  15. Warna daun : Hijau
  16. Muka daun : Kasar
  17. Posisi daun : Tegak
  18. Daun bendera : Miring sampai mendatar
  19. Bentuk gabah : Gemuk
  20. Warna gabah : Kuning bersih, ujung gabah sewarna
  21. Kerontokan : Sedang
  22. Kerebahan : Sgak tahan
  23. Rasa nasi : Enak
  24. Bobot 1000 butir gabah : 28 – 29 gram
  25. Kadar amilosa : 20%

Ketahanan terhadap hama:tahan terhadap wereng coklat biotipe 1 dan 3, cukup tahan terhadap wereng coklat biotipe 2, agak peka terhadap wereng hijau dan wereng punggung putih.

Ketahanan terhadap penyakit:tahan terhadap bakteri hawar daun (Xanthomonas oryzae). Peka terhadap blas (Pyricularia oryzae), hawar pelepah (Rhizoctonia solani), dan virus kerdil rumput. Sangat peka terhadap virus kerdil hampa.

 

CISANTANA

Ciri-ciri morfologi padi Cisantana adalah sebagai berikut :

  1. Nama Varietas : Cisantana
  2. Tahun : 2000
  3. Tetua : IR 64/IR54742-1-19-11-8
  4. Potensi Hasil : 5,8 ton/ha gabah kering panen
  5. Nomor pedigri : B7974F-MR-2-2-2
  6. Golongan : Cere
  7. Umur tanaman : 118 hari
  8. Bentuk tanaman   : Tegak
  9. Tinggi tanaman   : 110 cm
  10. Anakan produktif : 15-20 batang
  11. Warna kaki : Hijau
  12. Warna batang : Hijau
  13. Warna daun telinga : Tidak berwarna
  14. Warna lidah daun : Tidak berwarna
  15. Warna daun : Hijau
  16. Muka daun : Halus
  17. Posisi daun : Tegak
  18. Daun bendera : Tegak
  19. Bentuk gabah : Ramping
  20. Warna gabah : Kuning bersih
  21. Kerontokan : Tahan
  22. Kerebahan : Tahan
  23. Tekstur nasi : Pulen
  24. Bobot 1000 butir : 23,9 gram
  25. Kadar amilosa : 23,0 %
  26. Ketahanan terhadap hama :Cukup tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3
  27. Ketahanan terhadap penyakit :Cukup tahan terhadap hawar daun bakteri (HDB) III dan peka terhadap HDB IV
  1. Anjuran tanam : Lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl, dan baik ditanam pada lahan irigasi kurang subur

 

CILIWUNG

Ciri-ciri morfologi padi Ciliwung adalah sebagai berikut :

  1. Nama Varietas : Ciliwung
  2. Kategori : Varietas Unggul Nasional (Released Variety)
  3. SK :270/Kpts/TP>240/4/1988 Tanggal 21 April Tahun 1988Tahun:1988
  4. Tetua : Persilangan IR 38/Pelita I-I (2)/IR 4744
  5. Rataan Hasil : 8 Ton/Ha
  6. Golongan : Cere
  7. Umur Tanaman : 121 hari
  8. Bentuk Tanaman : Tegak
  9. Tinggi Tanaman : 101 Cm
  10. Anakan Produktif : Banyak
  11. Warna Kaki : None
  12. Warna Batang : Hijau
  13. Posisi Daun : Tegak
  14. Daun Bendera : Miring Sampai Tegak
  15. Bentuk Gabah : Sedang Sampai Ramping
  16. Warna Gabah : Kuning Bersih
  17. Kerontokan : Sedang
  18. Kerebahan : Tahan
  19. Rasa Nasi : Enak
  20. Bobot 1000 Butir Gabah: 23 G
  21. Kadar Amilosa:22%
  22. Ketahanan Terhadap Hama : Tahan Terhadap Wereng Coklat Biotipe 1, 2, Wereng Hijau Dan Ganjur
  23. Ketahanan Terhadap Penyakit : Tahan Terhadap Tungro Dan Bakteri Hawar Daun

(Xanthomonas Oryzae)

  1. Warna Lidah Daun : None
  2. Warna Daun : None
  3. Muka Daun : None

WAY APO BURU

Ciri-ciri morfologi padi Way Apo Buru adalah sebagai berikut :

  1. Nama Varietas : Way Apo Buru
  2. Kategori : Varietas lokal (landrace)
  3. Tahun : 1998
  4. Tetua : Persilangan IR18349-53-1-3-1-3/IR19661-131-3-1//IR19661- 131 3-1-3/// IR64////IR64
  5. Rataan Hasil : 5 – 8 ton / ha
  6. Nomor pedigree    : S3383-Id-Pn-16-2
  7. Golongan : Cere
  8. Umur tanaman : 115 – 125 hari
  9. Bentuk tanaman : Tegak
  10. Tinggi tanaman : 105 – 113 cm
  11. Anakan produktif : 13 – 15 malai
  12. Warna kaki : Hijau
  13. Warna batang : Hijau
  14. Warna daun telinga : Putih
  15. Warna lidah daun : Putih
  16. Muka daun : Kasar pada sebelah bawah daun
  17. Posisi daun : Tegak
  18. Daun bendera : Tegak
  19. Bentuk gabah : Panjang ramping
  20. Warna gabah : Kuning bersih
  21. Kerontokan : Sedang
  22. Kerebahan : Sedang
  23. Tekstur nasi : Pulen
  24. Kadar amilosa : 23 %
  25. Bobot 1000 butir gabah : 27 – 28 gram
  26. Ketahanan terhadap hama : Tahan wereng coklat biotipe 2 dan 3
  27. Ketehanan terhadap penyakit :Tahan terhadap penyakit bakteri hawar daun strain III dan IV
  28. Anjuran tanam : Cocok ditanam pada musim hujan dan kemarau

MEKONGGA

Ciri-ciri morfologi padi Mekongga adalah sebagai berikut :

  1. Nama Varietas : Mekongga
  2. Kategori : Cere
  3. Tahun : 2004
  4. Tetua : A2790/2*IR64
  5. Rataan Hasil : 8,4 t/ha
  6. Potensi Hasil : 6,0 t/ha
  7. Nomor seleksi : S4663-5D-KN-5-3-3
  8. Umur tanaman : 116-125 hari
  9. Bentuk tanaman : Tegak
  10. Tinggi tanaman : 91-106 cm
  11. Anakan produktif : 13-16 batang
  12. Warna kaki : Hijau
  13. Warna batang : Hijau
  14. Warna telinga daun : Tidak berwarna
  15. Warna lidah daun : Tidak berwarna
  16. Warna daun : Hijau
  17. Muka daun : Agak kasar
  18. Posisi daun : Tegak
  19. Daun bendera : Tegak
  20. Bentuk gabah : Ramping panjang
  21. Warna gabah : Kuning bersih
  22. Kerontokan : Sedang
  23. Tekstur nasi : Pulen
  24. Kadar amilosa : 23 %
  25. Bobot 1000 butir : 28 g
  26. Ketahanan terhadap hama : Agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3
  27. Ketahanan terhadap penyakit : Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV
  28. Anjuran tanam : Baik ditanam di lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 Mdpl.

 

Memberamo

Ciri-ciri morfologi padi Memberamo adalah sebagai berikut :

  1. Nama Varietas : Memberamo
  2. Kategori : Varietas unggul nasional (released variety)
  3. SK : 584/Kpts/TP.240/9/95 tanggal 4 September 1995Tahun:1995
  4. Tetua : Persilangan B6555b-199-40/Barumun
  5. Rataan Hasil : 6,5 ton/ha gabah kering giling
  6. Nomor Pedigree : B7830f-Mr-1-2-3-2
  7. Golongan : Cere
  8. Umur tanaman : 115-120 hari
  9. Bentuk tanaman : Tegak
  10. Tinggi tanaman      : 105 cm
  11. Anakan produktif : 15 – 20 malai
  12. Gabah isi per malai : 145 biji
  13. Warna kaki : Hijau
  14. Warna batang : Hijau
  15. Muka daun : Kasar
  16. Posisi daun : Tegak
  17. Daun bendera : Tegak
  18. Bentuk gabah : Ramping
  19. Warna gabah : Kuning
  20. Kerontokan : Mudah
  21. Kerebahan : Sedang
  22. Rasa nasi/tekstur nasi : Pulen
  23. Bobot 1000 butir gabah:Kl.27 gram
  24. Kadar amilosa : 19 %
  25. Potensi hasil : 6,5 ton/ha gabah kering giling
  26. Ketahanan terhadap hama : Tahan terhadap wereng coklat biotipe 1, 2 dan 3
  27. Ketahanan terhadap penyakit : Tahan hawar daun bakteri strain III dan agak tahan terhadap virus tungro
  28. Anjuran tanam : Sawah irigasi dataran rendah (< 500 m dpl)
  29. Warna daun telinga : Tidak berwarna

 

Sumber : https://carabudidaya.co.id/