Dasar Diferensiasi Sosial di Masyarakat
Posted in: Pendidikan, Umum

Dasar Diferensiasi Sosial di Masyarakat

Dasar Diferensiasi Sosial di Masyarakat

Dasar Diferensiasi Sosial di Masyarakat

Pengertian Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial (sosial differentiation) adalah pembedaan anggota masyarakat secara horizontal atau mendatar. Pembedaan ini tidak memperhatikan tingkatan sosial atau tinggi rendahnya status sosial. Dasar-dasar Perwujudan diferensiasi sosial di masyarakat adalah sebagai berikut:

a. Ras

Ras adalah pengelompokan berdasarkan ciri-ciri biologis, bukan berdasarkan ciri-ciri sosiokultural. Contoh ras Negroid yang dimaksud bukanlah sifat kebudayaanya melainkan sifat ciri fisiknya. Ras merupakan anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa. Manusia dijadikan berbangsa-bangsa adalah untuk saling membedakan dan saling mengenal.

Dalam ras tidak ada ukuran tinggi rendah karena ras adalah identitas kodrat yang akan selalu dimiliki oleh manusia. Penggolongan ras dapat dibedakan berdasarkan ciri-ciri morfologis yang tampak (fenotif). Ciri-ciri ini dapat dibedakan dalam dua golongan yaitu:

  • Ciri kualitatif, yaitu warna kulit, bentuk rambut dan lain-lain
  • Ciri kuantitatif, yaitu bentuk badan, berat badan dan lain-lain

 

b. Suku Bangsa

Suku bangsa adalah golongan manusia yang terikat oleh kesadaran akan kesatuan kebuadayaan, sedangkan kesadaran dan identitas tadi seringkali dikuatkan oleh kesatuan bahasa. Suku bangsa menjadi dasar diferensiasi sosial, karena pembedaan antar suku bangsa secara mendasar, tidak menunjukan tingkat tinggi rendahnya. Ciri-ciri fisik yang dimiliki oleh setiap suku bangsa menjadi identitas masyarakat suku bangsa tersebut.

 

c. Bahasa

Salah satu dasar pembedaan diferensiasi sosial adalah bahasa. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa bahasa termasuk kedalam ciri ciri yang dimiliki oleh suku bangsa. Pembedaan suku bangsa dapat dilihat dari perbedaan bahasa yang dipakai oleh suku bangsa tersebut.

 

d. Agama

Agama termasuk kedalam perujudan diferensiasi sosial. Teks Eksposisi Alasannya adalah keanekaragaman agama tidak menunjukan tingkatan tinggi rendah.Dalam perkembangan agama di dunia, agama sering dijadikan alasan terjadi konflik atau peperangan.

e. Gender

Gender adalah perbedaan secara seks antara perempuan dan lakilaki. Secara biologis, perbedaannya yaitu karakteristik seks primer, seperti alat kelamin yang berbeda antara pria dan wanita dan karakteristik seks sekunder yang akan muncul seperti bentuk suara.