Posted in: Pendidikan

APLIKASI BLOGGING UNTUK DESKTOP

APLIKASI BLOGGING UNTUK DESKTOP

Bagi kebanyakan blogger Indonesia, koneksi Internet 24 jam masih merupakan tantangan karena berbagai alasan, termasuk infrastruktur yang kurang baik dan dana. Akan sangat membantu jika ada aplikasi yang dapat membantu seorang blogger agar dapat menulis tanpa harus online terlebih dahulu. Kabar baiknya, aplikasi seperti itu memang tersedia.
Alat bantu ini fungsinya sederhana. Anda membuat tulisan dengan segala format sesuai dengan keinginan Anda, menyisipkan gambar, bahkan video, dan melakukan pratinjau tulisan. Software ini juga mengijinkan Anda menyimpan tulisan pada hard disk komputer. Dan ketika siap mempublikasikannya, tinggal menyambungkan koneksi dan mempublikasikannya.
Beberapa aplikasi populer yang masuk dalam kategori ini adalah:
  • Windows Live Writer.¬†Sesuai namanya, software ini bekerja untuk Windows dan kompatibel untuk platform Blogger maupun WordPress.
  • Ecto¬†Ini adalah software pilihan untuk yang bekerja menggunakan Apple Mac. Perangkat lunak ini berbayar namun harganya cukup terjangkau, $19.95. Dengan aplikasi ini Anda dapat melakukan fungsi-fungsi dasar dan juga banyak fitur lanjutan lainnya seperti mengkonversi gambar dan menciptakan miniatur.
  • ScribeFire. Aplikasi ini unik karena kompatibel di segala platform. Ini mungkin karena ScribFire sebenarnya merupakan add-on atau ekstensi yang bekerja di atas peramban web Mozilla Firefox. Jika Anda sering menulis blog sambil mengutip dari berbagai sumber maka aplikasi ini sangat membantu.

APA TOPIK YANG HARUS SAYA TULIS?

Sebenarnya ini bukan pertanyaan teknis, namun cukup sering ditanyakan sehingga saya memutuskan untuk memasukkan satu bagian singkat dalam panduan ini.
Pertanyaan tentang topik yang ditulis dapat terjawab dengan segera begitu Anda menemukan ceruk pasar Anda dan peran Anda di dalamnya. Jika Anda memulai suatu blog hanya untuk alasan pribadi maka konten yang Anda buat tentunya terserah Anda, tapi bila blog yang bersangkutan terkait dengan bisnis maka ceruk pasar menjadi faktor yang sangat menentukan.
Memang tidak ada salahnya menulis apa saja yang terlintas di benak Anda atau topik apa pun yang Anda sukai, tapi untuk membangun komunitas melalui blog… ceruk pasar yang Anda pilih harus jelas dan terarah. Pemirsa jarang ingin menghabiskan waktu untuk blog yang tidak jelas topik dan tujuannya, kecuali bila mereka membaca hanya untuk sebagai hiburan.
Saran saya, bila Anda benar-benar tidak tahu di mana harus memulai, konsultasikan dengan Google. Cari tahu apa yang ditulis sesama blogger tentang topik yang Anda pilih. Berlangganan RSS dan mengikutinya selama beberapa waktu akan membuka wawasan Anda mengenai apa yang dapat Anda tulis. Saya yakin setelah terjun ke dalamnya dan menguasai suatu bidang, hal-hal yang dapat Anda tulis sesungguhnya tidak terbatas.
Misalnya, jika menemukan topik yang menarik di blog lain dan Anda memiliki perspektif yang lain, atau pendapat yang berbeda, tidak ada salahnya memulai percakapan dari blog Anda dan memberikan tautan ke sumber. Dengan cara ini saya telah menjalin hubungan dengan banyak blogger ternama. Anda pun dapat melakukannya. Cara ini jauh lebih efektif sebagai pembuka percakapan dibanding email tak diundang. Blogger profesional seringkali memonitor apa yang dikatakan oleh rekan sesama blogger dan tautan yang masuk ke dalam blog mereka.
Anda juga dapat menjawab pertanyaan yang ditemukan di forum-forum. Mungkin jawaban Anda di forum terkesan ringkas tapi setelah melalui proses pemikiran yang cukup lama, pasti ada tambahan. Tidak ada salahnya menuliskannya agar ada arsipnya sehingga dapat ditemukan oleh orang lain.
Akan ada kesulitan ketika pertama kali menulis, tapi yakinlah selanjutnya selalu akan lebih mudah. Sampai suatu saat ide untuk topik akan lebih cepat berdatangan dan Anda tidak akan memiliki waktu yang cukup untuk menulis semuanya. Saat ini, mudah bagi saya untuk mendapatkan ide, tapi memilih ide yang tepat untuk ditulis sama sulitnya. Tantangan blogger di semua tingkatan selalu ada. Tinggal bagaimana Anda menyikapinya dan belajar darinya.