Posted in: Pendidikan

Analisis Elastisitas Permintaan

   Analisis Elastisitas Permintaan

Analisa permintaan telah menduduki posisi yang sangat penting dalam bangunan teori ekonomi. Bahkan analisa elatisitas permintaan telah banyak memberikan tuntunan kepada para meneger perusahaan dalam menentukan strategi pemasaran, pemilihan teknik promosi, maupun penentuan harga (pricing). Konsep dasar elastisitas permintaan adalah alat untuk mengukur seberapa peka permintaan akan berubah sebagai respon terhadap perubahan variable lain. Seperti harga barang, selera, pendapatan konsumen, dan sebagainya.

  1. Elastisitas harga permintaan

Elastisitas harga permintaan adalah perubahan jumlah dari barang yang diminta sebagai akibat dari adanya perubahan harga, yang diukur dalam presentase

  1. Pengukuran elastisitas

Untuk menyederhanakan perhitungan, elaastisitas dapat diukur dengan dua cara, yaitu:

1)     Elastisitas busur

Elastisitas busur (arc elasticity) menghitung besarnya nilai elastisitas pada busur (lengkungan) atau rentang waktu tertentu. Berdasarkan defenisi yang dikemukakan di atas, maka bisa diperoleh eksprei aljabar:

Di mana  secara berturut-turut adalah perubahan dalam presentase dari kuantitas dan harga.

Ekspresi di atas bisa dituliskan dalam bentuk lain menjadi ekspresi berikut:

Di mana P dan Q menunjukkan P dan Q rata-rata

2)     Elastisitas titik

Secara fundamental, tidak ada perbedaan  antara konsep elastisitas  titik (point elasticity) dengan elastisitas busur. Perbedaannya hanya terjadi pada pendekatan terhadap unit yang digunakan sebagai basis perhitungan. Secara spesifik bisa dikatakan bahwa konsep point elasticity mendekati elastisitas berdasarkan kejadian yang ada pada satu waktu/ keadaan tertentu pada suatu kurva demand. Formulasi ini pada akhirnya terlihat pada ekspresi berikut:

Dengan melihat formula di atas, maka kita bisa melihat perbedaan yang mendasar diantara keduanya. Dalam formula dari elastisitas titik di atas bisa dilihat, bahwa perubahan kuantitas maupun harga didekati dengan perubahan sesaat ehingga komponen ratio perubahan dalam konsep elastisitas busur  tidak lain adalah slope dari kurva permintaan.

  1. Makna angka elastisitas

Makna yang lebih umum dari angka elastisitas, ambil di sini -2 berarti jumlah barang diminta akan naik sebesar 2 persen manakala terjadi penurunan harga sebanyak 1 persen. Criteria mengenai elatisitas:

Jika nilai │Eh│< 1, inelastic

Jika nilai │Eh│= 1, unit elastic

Jika nilai │Eh│> 1, elatis

  1. Elastisitas permintaan konsumen islami

Elastisitas permintaan konsumen Islami diartikan adalah sebagai nilai elastisitas yang dipunyai oleh konsumen yang memperdulikan mashlahah. Meskipn tidak ada ajaran  yang eksplisit mengenai besarnya nilai elastisitas, namun nilai elastisitas  ini mengimplikasikan berlakunya ajaran islam. Untuk hal ini, kita dapatkan nilai elastisitas dari fungsi permintaan yang telah diperoleh sebelumnya:

Angka elastisitas yang besarnya sama dengan -1 menunjukkan nilai yang unit elastic. Implikasi dari nilai elastisitas yang seperti ini adalah hasil yang diperoleh ketika penjual melakukan pemotongan ataupun peningkatan harga akan memperoleh hasil yang netral.

sumber :

POS-POS TERBARU